Blog > Menerapkan Konten Sehat untuk Anak Saat Menggunakan Internet Service provider

Week 31_2

Internet Service Provider Indonesia Internet tidak hanya memiliki dampak positif tetapi juga negative. Semua tergantung pencarian konten yang digunakan. Internet untuk anak-anak tentu harus digunakan sebaik-baiknya. Oleh sebab itu, orang tua maupun pihak sekolah harus bertanggung jawab terhadap keselamatan anak di dunia maya dan memberikan perlindungan. Namun, tidak semua orang tua dan guru mengerti bagaimana memberikan perlindungan itu.

Faktanya, setengah anak yang disurvei mengaku telah melihat konten dewasa yang berkaitan dengan masalah seksual, kekerasan, dan materai dewasa lainnya, di media sosial. Intinya, anak-anak masih terlalu mudah menemukan dan mengakses konten-konten dewasa semacam itu. Selain itu, ternyata 78 persen anak itu bergabung ke situs media sosial sebelum mencapai usia minimum yang diperbolehkan. Alhasil mereka pun jadi rentan terpapar konten berbahaya dan di luar pengetahuan orangtua. Oleh sebab itu, anak harus diberikan informasi dan saran supaya terhindar dari bahaya konten dewasa. Berikut beberapa tips untuk menerapkan konten sehat untuk anak di internet:

Masuk ke dunia anak dan membuat aturan main. Meskipun hal ini tidak disukai anak, namun orang tua dan guru harus terlibat langsung dengan kegiatan anak supaya tahu apa yang mereka lakukan. Tugas orang tua saat anak di rumah dan selesai dari jam sekolah, sedangkan guru mencari tahu ketika anak sedang berasa di sekolah. Selain masuk ke dunia mereka, sebagai pihak  yang lebih tua dan dewasa, kita lah yang harus menentukan aturan main dalam berinternet. Mulai dari menentukan berapa lama anak boleh melakukan aktivitas online dan situs mana saja yang boleh mereka kunjungi.

Ajari anak melindungi privasi mereka. Terjun ke dunia maya sayangnya anak tidak sepenuhnya memahami risiko bahaya dari internet. Sebagaimana kita tahu, anak-anak zaman sekarang banyak yang mengungkapkan informasi pribadi secara online, seperti nama, nomor telepon, alamat e-mail, password, alamat pos, sekolah, atau gambar tanpa seizin orangtua.

Gunakan Internet Service Provider yang menawarkan internet sehat. Saat ini ada banyak Internet Service Provider (ISP) yang menawarkan penggunaan internet sehat. Artinya, saat mereka memasang internet di rumah, mereka juga dapat melakukan pengaturan pada perangkat yang digunakan anak, Termasuk ponsel, tablet, dan PC desktop untuk menyaring konten web yang seharusnya tidak dilihat anak.

Source