Blog > Keunggulan Internet KabeL Bawah Laut dan Satelit, Mana yang Sesuai Kebutuhan Perusahaan Kamu?

Week 55_2

HYPERNET – Ada yang tahu bagaimana Anda bisa tersambung dengan internet? Dibalik kecepatan internet untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia terdapat teknologi sistem jaringan internet yang dinamakan internetworking (anatar jaringan). Indonesia yang sebagian besar penduduknya menggunakan internet, mayoritas internet yang digunakan, yaitu tersambung via kabel bawah laut dan via satelit. Sebelum perusahaan Anda menentukan layanan Internet Service Provider mana yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan kantor, mari cari tahu keunggulan dari masing-masing jaringan.

Penggunaan kabel bawah laut  dikenal secara umum yaitu kabel serat optik (Fiber Optic). Kabel fiber optik adalah sebuah kabel yang terbuat dari fiber kaca dengan teknologi canggih dan mempunyai kecepatan transfer data yang lebih cepat daripada kabel biasa. Biasanya fiber optik digunakan pada jaringan backbone (tulang punggung) karena dibutuhakan kecepatan yang lebih dalam jaringan ini, namun pada saat ini sudah banyak yang menggunakan fiber optik untuk jaringan biasa baik LAN, WAN maupun MAN karena dapat memberikan dampak yang lebih pada kecepatan dan bandwith karena fiber optik ini menggunakan bias cahaya untuk mentransfer data yang melewatinya dan sudah barang tentu kecepatan cahaya tidak diragukan lagi. Kabel fiber terbagi menjadi 2, yakni coaxial teresterial yang ditanam di dalam tanah dan coaxial marine untuk serat optik dalam laut.

Keunggulan dalam penggunaan serat optik, diantaranya mampu membawa banyak data dengan kecepatan transmisi mencapai Gigabyte perdetik, mempunyai tingkat keamanan yang lebih tinggi, biaya pemasangan dan pengoperasiannya lebih rendah, kebal terhadap gangguan elektromagnetik dan gangguan gelombang radio.

Adapun jaringan satelit merupakan salah satu medium yang digunakan dalam transmisi komunikasi. Satelit berfungsi sebagai penerus sinyal untuk dikirimkan dari satu titik ke titik lainnya di atas bumi. Sistem transmisi data dengan jaringan satelit juga disebut dengan VSAT (Very Small Aperture Terminal). Sebenarnya VSAT merupakan stasiun penerima sinyal dari satelit dengan antena penerima berbentuk piringan dengan diameter kurang dari tiga meter. Fungsi utama dari VSAT adalah untuk menerima dan mengirim data ke satelit. Oleh karena itu piringan VSAT tersebut menghadap ke sebuah satelit Geostasioner.

Keunggulan penggunaan salelit yakni mencakup jangkauan terjauh, bahkan dapat mencapai setengah permukaan bumi. Karena itu untuk memenuhi kebutuhan internet di Indonesia pemerintah juga akan memfokuskan sekitar 140 ribu titik yang terdiri dari sekolah, puskesmas, polsek, koramil, kantor desa, serta titik penting lainnya. Adapun kekurangannya antara lain koneksinya rentan terhadap gangguan cuaca, memakan tempat (piringan/parabola), mempunyai tingkat hambatan (latency) yang lebih tinggi dibanding kabel dan akibat jarak antara satelit dan bumi yang relatif jauh mengakibatkan adanya delay propagansi yang signifikan.

Jika Anda ingin memilih layanan Internet Service Provider, pastikan layanan ini menawarkan kedua jenis sambungan internet ini. Hal ini supaya Anda dapat mendapatkan solusi untuk memenuhi kebutuhan internet perusahan Anda. 

Source