Blog > Kecepatan LiFI Diprediksi Melebihi Kecepatan WiFi

Week 46_2

HYPERNET – Sebagai pengguna internet, mungkin Anda menganggap kecepatan jaringan yang Anda gunakan sudah mencukupi untuk mengakses berbagai informasi dan kegiatan digital lainnya. Namun, bagaimana jika Anda ditawarkan jaringan yan melebihi kecepatan teknologi Wi-Fi?

Nama jaringan ini dikenal dengan Li-Fi. Li-Fi merupakan singkatan dari Light Fidelity yang merujuk pada sebuah alur data berkecepatan tinggi berbasis nrikabel dalam spektrum cahaya terlihat (visible light spectrum) berupa lampu LED. Li-Fi bukanlah penemuan terbaru, melalinkan sudah ramai dibicarakan oleh ilmuan sejak 2011.

Li-Fi diklaim mampu member akses internet 100 kali lebih cepat dibandingkan Wi-Fi. Hal ini disebabkan teknologi Li-Fi menghasilkan pencahayaan dengan level sangat tinggi sehingga mampu memodulasi ribuan sinyal secara konstan pada area yang ter-cover. Kecepatan transfer yang dimiliki oleh Li-Fi dikabarkan  mampu mencapai 1GB per detik. Hal tersebut jauh lebih besar dari rata-rata kecepatan Wi-Fi yang berkisar 600 MB per detik.

Belum lama ini dikabarkan dari sebuah berita online, para ilmuan teknologi di China telah sukses mengembangkan sebuah metode konektivitas internet yang pengguanannya tak lagi melakukan transfer data via frekuensi radio yang tradisional. Meskipun ada beberapa negara yang juga melakukan riset ini, China dikabarkan menjadi orang pertama yang berhasil membuatnya dengan menggunakan bahan baku hemat biayam seperti urea dengan pemrosesan sederhana.

Rencananya, pada pagelaran China International Industry Fair yang akan dihelat di Shanghai pada 5 November mendatang, akan ditampilkan sepuluh sample Li-Fi yang bisa diujicoba ke publik. Li-Fi bisa menjadi temuan hebat bagi komunitas internet China, yang merupakan komunitas terbesar dengan jumlah koneksi total mencapai 600 juta koneksi.

Untuk layanan Internet Service Provider (ISP) di Indonesia saat ini pada umumnya masih mengandalkan berbasis 4 model infrastruktur jaringan, yaitu Fion Fiber Optic, V-Sat Satellite, Hyper Hotspot, dan Mylink. Dengan adanya perkembangan teknologi internet ini apakah ISP di Indonesia juga akan dapat memberikan inovasi model infrastruktur jaringan yang dapat diberikan kepada pengguna internet? 

Source