Blog > Internet Service Provider dukung Industri Kreatif hingga Wilayah Pelosok

Week 43_2

HYPERNET – Salah satu faktor penting yang dapat mendukung industri kreatif  agar cepat tumbuh dan berkembang adalah akses jaringan Internet yang merata hingga ke wilayah pelosok Indonesia. Adapun pengadaan internet bukan saja butuh dukungan pemerintah, melainkan juga layanan Internet Service Provider Indonesia. Lalu apa alasan pentingnya pemerataan layanan ISP ke seluruh Indonesia?

Industri kreatif sepanjang tahun 2016 telah berhasil menyumbang sekitar Rp800 triliun atau sekitar 8% dari total produk domestik bruto (PDB) dengan pertumbuhan year-on-year mencapai 5%.‎ Selain menyumbang PDB nasional, industri kreatif merupakan sektor keempat terbesar dalam penyerapan tenaga kerj‎a di Indonesia. Karena itu, industri kreatif kini semakin mendapat perhatian utama di Indonesai dan banyak negara, dapat memberikan kontribusi yang nyata terhadap perekonomian.

Dalam perkembangannya, industri kreatif hadir dalam bentuk startup digital ataupun bisnis online. Jenis bisnis ini tentu dapat dijalankan oleh berbagai pihak dengan persyaratan salah satunya adanya akses internet. Dengan demikian, selain akan memberikan wadah bagi pelaku industri kreatif untuk menuangkan ide-idenya, pemerataan Internet dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong para pelaku.

Akses internet ini berguna untuk melakukan pemasaran sistem online. Dimana pemasaran ini memiliki jangkauan sangat luas dan dalam waktu singkat.

Adapun subsektor industri kreatif yang memiliki peran dan akan akan terus berkembang selama 2015--2019, berupa seni pertunjukan, seni rupa, televisi dan radio, aplikasi game, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, periklanan, musik, penerbitan, fotografi, desain produk, fashion, film animasi dan video, kriya, dan kuliner.

Untuk pulau jawa tentu tidak perlu diragukan lagi dengan adanya pemerataan akses internet. Sedangkan untuk di luar pulau jawa, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2016  ada 20,7 juta atau 15,7% di Sumatera, 8,4 juta atau 6,3 % di Sulawesi. 7,6 juta atau 5,8 persen di Kalimantan. 6,1 juta atau 4,7 persen di Bali dan NTB. 3,3 juta atau 2,5 persen di Maluku dan Papua. Untuk saat ini, Hypernet sebagai penyedia layanan Internet Service Provider telah memperluas jaringannnya ke luar pulau jawa, diantaranya di Bali dan Lampung. Kedepannya, tentu Hypernet ingin terus memperluas jangkauannya untuk mendukung perkembangan industrik kreatif ke berbagai pelosok Indonesia. 

Source