Blog > Hati-Hati dengan Serangan Siber DOS yang Meningkat Setiap Tahunnya

Week 38_1

HYPERNET – Masih ingat dengan empat jenis serangan siber yang pernah di bahas oleh Hypernet? Ya, salah satunya adalah Denial of Service (DoS) atau Distributed Denial of Service (DDOS). Jumlah serangan siber DoS pada 2016 meningkat dari 3 persen menjadi 6 persen.  Penyebabnya adalah kurang pengawasan keamanan.

DOS merupakan jenis serangan terhadap komputer melalui jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut. Adapun contoh perangkat yang banyak diserang beberapa tahun terakhir, yaitu Internet of Things (IoT). 

Berdasarkan pemberitaan sebuah media online, dari seluruh kasus penyerangan terhadap perangkat IoT, 60 persen di antaranya berasal dari Asia, 21 persen dari Eropa, Timur Tengah dan Afrika, serta 19 persen sisanya berasal dari Amerika. Penyebab utama tingginya volume serangan di Asia adalah sumber teknologinya memiliki sifat yang rentan, serta infrastruktur tersebut cenderung digunakan untuk menunjang aktifitas kriminal lainnya.

Sedangkan laporan dari Dimension Data's Executive's Guide to the NTT Security 2017 Global Threat Intelligence Report yang telah dipublikasikan, dari 10.000 jaringan klien di lima benua, 3,5 milyar security log, 6,2 trilyun serangan percobaan, serta global honeypots, dan sandboxes yang ditempatkan di lebih dari 100 negara berbeda. Sensor honeypot global memonitor serangan siber terhadap IoT dan targetnya selama lebih dari periode 6 bulan. Berdasarkan credensial yang digunakan oleh pelaku ancaman, diperkirakan sekitar 66 persen dari serangan tersebut menargetkan perangkat IoT dengan model tertentu yang memiliki kamera video. Lalu, serangan ini kemudian menjalar ke beberapa perangkat lainnya.

Serangan DoS dengan menggunakan perangkat IoT dapat menyebabkan masalah pada suatu organisasi dengan berbagai jenis. Penyerang dapat mencegah klien, mitra kerja, pemegang saham dan lainnya untuk mengakses sumber daya perusahaannya berbasis internet sehingga menimbulkan efek samping bagi penjualan dan kegiatan operasional harian lainnya.

Serangan DoS bukan saja berkaitan dengan perangkat IoT karena para hacker senantiasa mencari perangkat lain sesuai dengan sistem yang mereka kembangkan. Maka dari itu, sangat disarankan bagi perusahaan untuk meningkatkan keamanan sejak dini dengan bantuan dari layanan Managed Service Provider Indonesia

Source